Pages

Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 November 2008

Van Den Brooden

-Van Den Brooden –
Episode 1, First day in da New High skul
kalo km males baca nih cerpen,, dunlod aja di sini



Tamparan banci salon, tak secepat liburanku kali ini. Entah hanya otakku saja yang rada melintir, atau jarum jam dinding males membelokkan badannya. Yang jelas liburanku kali ini membosankan. Tak ada yang seru di liburanku kali ini. Mungkin liburanku akan bertambah asyik jika aku ditemani oleh seorang tokoh kartun yang gendut dan berwarna pink yang suka memakan bulu hidungnya sendiri, bahkan bulu-bulu yang lain. Sementara ini aku hanya duduk di depan tipi dan melihat berbagai acara tipi yang jenisnya seperti-seperti itu saja. Tapi aku lebih suka melihat iklan tipi. Iklan ini lebih menghiburku daripada aku melihat tayangan sinetron yang ditayangkan tiga hari sekali, diminum setelah makan, dan harus habis! Wtfwth dengan sinetron.
Besok adalah hari pertamaku masuk sekolah dan bertemu dengan teman-teman baru. Mungkin ini akan menjadi saat yang menyenangkan, daripada aku di rumah dan tidak melakukan apapun. Atau ini akan menjadi saat yang menakutkan, bila aku bertemu dengan teman berwujud seorang rasta yang membunuh godzilla dengan obat pencahar. Aku tak bisa membayangkannya..
Malam ini aku tak bisa tidur. Padahal besok pagi aku harus bangun pagi dan mengikuti upacara pembukaan penerimaan siswa baru SMA Negeri Panca Pala 89, Gresik. Dengan terpaksa, aku liat tipi, karena biasanya acara tipi dapat membuatku ngantuk. Terkecuali iklan langganan ringtone dan teman-temannya yang tidak jelas itu. Ketik reg, sepasi…. bla..bla.. .................... no benefit, no profit, Eat sh*t!! Syukur-syukur, aku mulai mengantuk sekarang.. dan tak sadar aku sudah mulai Flying* (*baca = Ngorok)

***

Jumat, 26 September 2008

RiBOOod!!!! -Complete Edition-

RiBOOod!!!!

Wake up.... grab a brush
And put a little make up........................
Berikut adalah bisikan neraka yang pertama kali muncul pagi ini. Sepenggal suicidal song asal S.O.D yang disetel Ribud supaya bangun dari 6 jam hibernasi, rasanya kurang nendang deretan rumah di sepanjang gang Haji Qoderi. Ingat-ingat kejadian semalam nih, waktu Ribud sama tiga kambing partnernya (baca:sobat) mesti berjuang mati-matian dalam adu meriam panci versus massa-pengunjung-warung kopi sebelah rumahnya. Aksi tersebut diduga bermula dari keresahan si pemilik warung--yang saat itu mengadakan ritual dangdutan, merasa terganggu oleh aura magis dari auman serak basah (baca:kesetrum) khas vokal Ribud ditambah sayatan gitar Sangkakala, serta iringan dentum bass & genderang akhir zaman. Alunan ninabobo yang membuat siapapun sakaw kala Scream-nya Avenged sevenfold ala Ribud dkk memasuki ruangan mitra olahraga sekalian. Salah satu iklan produk wangi-wangian ikutan kasih komentar:
*Kutip : SIAPAPUN JADI PERCAYA DIRI KARENANYA
*Salin : SARJANAPUN JADI HARAKIRI MENDENGARNYA
Sekedar kasih tau aja nih ya, abis tu lagu tamat, seorang wanita hamil yang kebetulan lewat mendadak. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .membeli seikat sayur! (emang nyambung yak?) Bahkan seorang manula yang sedang ngantuk berat-pun jadi pengen tidur (yaeyalah, masa klabing?).

* * *
“Abud, bangun sayang, udah jam 6 lewat tuh!”
“Semalem Abud simpen di kulkas kok, Ma...” sahut Ribud mutlak ga nyambung sambil tetep komat-kamit ga jelas di kasurnya.
Alarm hape apalagi tereakan eyang Nori berbalut knalpot 2tak terbukti kuat ga bisa bikin nyawa Ribud genap seutuhnya. Dalam kondisi separo sadar itulah, terngiang lagi di telinga Ribud wujud gonggongan berlogat madura khas seorang pemilik warkop berwajah Rock-er (translation:tukang batu) yang dengan lantang berteriak,”Ribud....lagi-lagi kita diributkan dengan ulah ributmu. Kurang cukupkah semua meributkan keributan yang kau ributkan, Ribuuuud?!!!!!!” (7x ‘Ribud’=jackpot)
Gini nih sahutannya si Ribud,“Hehehe...mending kisanak pulang dulu dah. Sampe rumah buka kamus buat cari arti kata Ribud. Abis rangkai kalimat yang baik dan bener, kisanak boleh deh kesini lagi monyong-monyongin rumah saya. Ok!” Lagi-lagi nih anak kumat ga nyambungnya.
Dan dari kalimat itulah timbul inisiatif pemilik warkop buat ngasih Ribud 'seperangkat alat masak dilempar tunai'. Tak ayal massapun liar ikut-ikutan ngebom rumah Ribud pake upil murni, jigong kental dan belatung-belatung yang keluar dari pecahan bisul mereka. Wuidih... nih warga pada dikutuk Ki Joko Bohay kali ya?
Di lantai dua rumah Ribud, empat begundal muda cuma bisa pasrah menghadapi luapan kebrutalan massa yang menjadi korban ketidakadilan atas kebijakan-kebijakan pemerintah yang menyengsarakan kehidupan rakyat. Lho, kok pemerintah? Nyambung ga, sih?
Tuh kecoa berempat cuman bisa nunggu sampe ada utusan dari PBB denger gigil getar gemelatuk gigi mereka. Terus dengan sejumlah helikopter blackhawk dan apache datang nolongin mereka. Disertai puluhan peleton pasukan perdamaian dunia. Diiringi alunan marching band pastinya. Dan tentunya disusul oleh barisan badut-badut mabok berkostum Bang Haji Angling Roma sambil menyerukan kalimah surgawi,”Pala Lu (terlalu kalee)”. Wah rame banget tuh! Eniwei, pak Lurah lagi sunatan yak?

Badrun : Heh.. Bud, gimana caranya lolos dari nih neraka? Bantu mikir dong!
Ribud : Yaelah pake nanya. Udah deh, kita berubah aja jadi Power Ranger, terus kita hajar rame-rame para monster buas diluar sono. Ok!
Badrun : (sambil buka kancing bajunya) Yah....!(pasang tampang kecewa pas ngeliat kaos singlet Narutonya)
Ribud : Nih anak malah striptease!
Badrun : Masalahnya gua ga lagi pake kostum Power Puff Girl gua, Bud!!!!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...